Dilihat 0 Kali

01_728_Mahasiswa Limit.jpg

Rabu, 09 September 2026 08:17:00 WIB

FADIB UIN Sunan Kalijaga Bahas Strategi Percepatan Studi Mahasiswa Limit

Yogyakarta, 8 September 2026 – Fakultas Adab dan Ilmu Budaya (FADIB) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menggelar Rapat Koordinasi Mahasiswa Limit Studi Angkatan 2020 Program Sarjana (S1) dan Angkatan 2023 Program Magister (S2), Selasa (8/9/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat FADIB Lantai 2 dan diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris program studi, serta unsur terkait.

Rapat tersebut membahas strategi percepatan studi bagi mahasiswa yang telah mendekati batas masa studi. Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya fakultas dan program studi untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi mahasiswa sekaligus merumuskan langkah pendampingan yang lebih tepat.

Dekan FADIB, Prof. Nurdin, S.Ag., S.S., M.A., menyampaikan bahwa fakultas akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan melibatkan Wakil Dekan I, ketua dan sekretaris program studi, dosen pembimbing skripsi, serta dosen pembimbing akademik. Sementara itu, program studi akan mengundang mahasiswa limit untuk mendengarkan secara langsung kendala yang mereka hadapi dalam proses penyelesaian studi.

Wakil Dekan I Bidang Akademik, Dr. Nurul Hak, M.Hum., menambahkan bahwa program percepatan mahasiswa limit akan menjadi bagian yang perlu diperhatikan. Untuk mendukung langkah tersebut, fakultas dan program studi perlu melakukan identifikasi terhadap kondisi masing-masing mahasiswa, mulai dari status seminar proposal, perkembangan penulisan skripsi atau tesis, mata kuliah yang masih harus ditempuh, hingga pemenuhan persyaratan seperti TOAFL/TOEFL/ICT dan SOSPEM.

Dalam rapat juga teridentifikasi sejumlah persoalan yang menjadi perhatian, salah satunya adalah kendala mahasiswa dalam berkomunikasi dan bertemu dengan dosen pembimbing skripsi. Karena itu, pemetaan kondisi mahasiswa dinilai penting agar pendampingan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan dan tahapan penyelesaian studi masing-masing.

Sejumlah ketua program studi turut menyampaikan masukan dan strategi dalam diskusi. Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan, M. Ainul Yaqin, M.Ed., menekankan pentingnya kesesuaian standar akademik antara jenjang S1, S2, dan S3, termasuk dalam proses pembimbingan dan pengujian. Ia juga mengusulkan adanya peningkatan kapasitas dosen melalui kegiatan upgrading dengan menghadirkan ahli yang kompeten.

Sementara itu, Ketua Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Dr. H. Habib, S.Ag., M.Ag., menyampaikan gagasan mengenai strategi pemilihan dosen pembimbing dan penguji serta mengusulkan pelaksanaan bootcamp bagi mahasiswa limit sebagai salah satu bentuk pendampingan intensif. Dari Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam, Nur Rokhim, M.Hum., juga mendorong adanya komunikasi langsung dengan mahasiswa untuk menggali hambatan yang mereka alami selama proses penyelesaian studi.

Rapat ini menjadi langkah awal FADIB UIN Sunan Kalijaga dalam memperkuat koordinasi dan pendampingan mahasiswa limit studi, dengan mengedepankan pemetaan kendala, komunikasi langsung, serta strategi percepatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing mahasiswa.