Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga
Yogyakarta menyelenggarakan Rapat Kerja Fakultas (RKF) pada Selasa, 09
September 2026 bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas Adab dan Ilmu Budaya
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pukul 09.00 sampai 11.00 WIB. Forum
koordinasi ini diselenggarakan dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan kegiatan
akademik, akselerasi persiapan akreditasi internasional ACQUIN, sinkronisasi
alokasi jadwal mengajar dosen, pengelolaan sarana prasarana, serta pembahasan
program-program strategis fakultas dan program studi.
Rapat dibuka dengan arahan dari Dekan Fakultas Adab
dan Ilmu Budaya, Prof. Dr. Nurdin, S.Ag., S.S., M.A. Dalam pembukaannya, Dekan
memberikan pengarahan terkait kebijakan administrasi lembaga akreditasi
(kebijakan PTN di mana IP diarahkan ke LASPAK) serta penataan alokasi waktu dan
jadwal dosen agar tidak terjadi bentrok antara kegiatan perkuliahan dan agenda
fakultas. Pembagian jadwal ini dikoordinasikan secara berkala oleh
masing-masing Ketua Program Studi. Selain itu, menanggapi isu keamanan di lingkungan
kampus yang terpantau CCTV, Dekan menegaskan posisi fakultas sebagai lembaga
pendidikan untuk senantiasa mendahulukan pendekatan pembinaan dan pendidikan
yang terarah bagi mahasiswa sebelum mengambil langkah/hukuman tegas apabila
telah melewati batas toleransi.
Pada sesi pembahasan bidang akademik, Wakil Dekan I
menyampaikan beberapa agenda krusial, di antaranya persiapan Temu Wali,
penataan jadwal mengajar, dan evaluasi mahasiswa limit studi. Di samping itu,
dibahas pula perkembangan akreditasi ACQUIN, program pembinaan S3 pada
pertengahan Oktober, pembinaan dosen purna tugas, serta pengelolaan program
kelas internasional (Ayupi) pada Prodi BSA, SI, dan IP agar mendapatkan
perhatian secara optimal. Terkait kepindahan homebase dosen seiring dibukanya
empat prodi baru, hal tersebut turut menjadi perhatian dalam penataan
administrasi akademik. Penyusunan buku Bunga Rampai Purna Tugas dilaporkan
telah mencapai tahap pengumpulan draft sekitar 400 halaman dan siap diseleksi
serta dilengkapi biografinya untuk pengurusan ISBN.
Mengenai program kemahasiswaan dan kerja sama
internasional, Wakil Dekan III menyampaikan evaluasi terkait pelaksanaan
student mobility ke luar negeri. Disepakati solusi bahwa program student
mobility per prodi akan diakomodasi untuk 1 orang mahasiswa pada ronde pertama
(total 4 orang) dengan didampingi oleh 1 orang dosen pendamping, dengan skema
perjalanan melalui Malaysia menuju Thailand.
Dari sisi administrasi umum, keuangan, dan sarana
prasarana, Wakil Dekan II melaporkan sisa anggaran (remainder), pembaruan SK
berkala yang diakses khusus melalui Kaprodi/Sekprodi, serta perbaikan sarpras
oleh tim tendik. Pembahasan juga mencakup penetapan Penjaminan Mutu Program
Studi (PSMP) baru, yaitu Bapak Nirwan (Prodi SI) dan Bapak Anwar (Prodi PSI),
yang akan segera diajukan secara resmi melalui surat fakultas.
Selanjutnya, seluruh Ketua Program Studi
menyampaikan laporan perkembangan dan kendala teknis di prodi masing-masing:
·
Prodi MPSI & MSI: Penyelesaian akses admin sistem informasi akademik
(SIA) serta alur pengajuan akreditasi prodi baru.
·
Prodi BSA: Pelaksanaan placement test untuk 180 mahasiswa (di mana 20
mahasiswa lolos ke kelas Ayupi/UKT 5 juta ke atas), persiapan kegiatan RKAKL
(Sukarabik), penyempurnaan grup wali mahasiswa, serta penentuan reviewer SAR
ACCQUIN.
·
Prodi IP: Pelaksanaan rekrutmen terbuka kelas Ayupi melalui tes, persiapan
PPL dalam dan luar negeri (Malaysia pada November), revisi kelengkapan dana
ACCQUIN, serta pengalihan lokasi kegiatan ADIA.
·
Prodi SI & SKI: Pembentukan kelas Ayupi (Kelas E dengan DPA Pak Nirwan)
serta pemantauan kelancaran penyusunan dokumen ACCQUIN, ANNEX, dan SAR.
·
Prodi MBSA & MSPI: Progres revisi dokumen ACCQUIN (salah satunya
bersama reviewer Bu Muna), pengajuan SK Tim Ayupi, serta kesiapan agenda
visiting lecture dan student mobility.
·
Prodi KSB & Program S3: Penyusunan RPS semester 1 (47 SKS) dengan opsi
tugas akhir jalur publikasi Scopus/Sinta, serta usulan penyusunan Pedoman
Akademik khusus untuk Program S3.
Melalui Rapat Kerja Fakultas ini, Fakultas Adab dan
Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk
terus meningkatkan kualitas tata kelola akademik, mempercepat penyelesaian
akreditasi internasional, serta menjaga sinergi antara pimpinan, program studi,
dan tenaga kependidikan demi mendukung terwujudnya fakultas yang unggul dan
bereputasi. Rapat ditutup setelah seluruh agenda dan tanggapan
selesai didiskusikan