Dilihat 0 Kali

01_485_WhatsApp Image 2026-08-26 at 08.39.32.jpeg

Rabu, 26 Agustus 2026 16:53:00 WIB

Delegasi Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Hadiri Konferensi Internasional I-LISS Ke-10 di Malaysia

SHAH ALAM (MALAYSIA) — Delegasi akademisi dari Fakultas Adab dan Ilmu Budaya (FADIB) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berpartisipasi aktif dalam ajang 10th International Library and Information Science Society (I-LISS) International Conference. Konferensi internasional bereputasi ini berlangsung pada 26–28 Agustus 2026 di Universiti Teknologi MARA (UiTM), Shah Alam, Selangor, Malaysia.

Mengusung tema "Thriving Through Transformation: Innovative, Digital, and AI-Driven Futures for Librarianship", forum ini mempertemukan para pakar, peneliti, akademisi, dan praktisi bidang ilmu perpustakaan dan informasi dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Brunei Darussalam, Filipina hingga Korea Selatan. 

Dalam perhelatan internasional tersebut, Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Nurdin, S.Ag., S.S., M.A., hadir sebagai salah satu Invited Speaker. Beliau memaparkan pandangan  tentang penggunaan AI dan Relevansi dari Informasi Fiqh pada Mahasiswa di Perguruan tinggi Islam di Indonesia

Selain sesi utama, dua dosen FADIB UIN Sunan Kalijaga berpartisipasi sebagai presenter untuk memaparkan hasil riset terbaru mereka:

 * Thoriq Tri Prabowo, Ph.D.

 * Marwiyah, M.LIS.

Keduanya mendiseminasikan gagasan seputar inovasi layanan perpustakaan digital dan tantangan profesi pustakawan di era kecerdasan buatan.

Delegasi FADIB UIN Sunan Kalijaga diperkuat oleh staf manajemen fakultas, yakni Siti Zainia Faridha, M.Si. dan Edwin Tri Januarsyah, S.E. Kehadiran tim pendukung ini bertujuan untuk menjajaki peluang kolaborasi riset, pertukaran akademis, serta penguatan jaringan kerja sama internasional antara UIN Sunan Kalijaga dan perguruan tinggi mitra di kawasan Asia.

Partisipasi aktif ini menegaskan komitmen Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam memperluas kiprah akademik di tingkat global serta berkontribusi nyata pada perumusan masa depan ilmu perpustakaan di era digital.