Yogyakarta – Program Studi Magister Perpustakaan dan Sains Informasi (MPSI),
Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, melaksanakan rapat
persiapan perkuliahan semester gasal Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin, 10
Agustus 2026. Bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Fakultas Adab dan Ilmu Budaya,
kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mematangkan kesiapan akademik dan
pembelajaran MPSI dalam menyambut pelaksanaan perkuliahan tahun akademik baru.
Rapat tersebut membahas sejumlah aspek strategis penyelenggaraan MPSI,
terutama terkait struktur pembelajaran, kesiapan sumber daya dosen, penyusunan
Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta arah pembelajaran yang mendukung
penyelesaian studi mahasiswa. Perkuliahan semester pertama dijadwalkan mulai
pada 7 September 2026 dengan beban 16 SKS, sementara total beban studi yang
harus ditempuh mahasiswa adalah 43 SKS.
Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, Prof. Dr. Nurdin, S.Ag., S.S.,
M.A., menekankan pentingnya penyusunan struktur mata kuliah yang mampu
mendukung mahasiswa menyelesaikan studi secara efektif. MPSI menargetkan masa
tempuh studi selama 1,5 tahun atau tiga semester dengan batas maksimal tiga
tahun. Struktur mata kuliah akan diarahkan agar target tersebut dapat dicapai
tanpa memberikan beban yang berlebihan kepada mahasiswa.
Dari sisi sumber daya manusia, MPSI memiliki jumlah dan kualifikasi
dosen yang memadai, termasuk dosen bergelar doktor dan profesor. Karakter MPSI
sebagai program studi yang terbuka juga memungkinkan proses pembelajaran dan
pembimbingan melibatkan dosen lintas fakultas. Hal tersebut menjadi salah satu
upaya untuk memperkuat proses akademik sekaligus memperluas dukungan keilmuan
bagi mahasiswa.
Kesiapan pembelajaran juga diarahkan melalui penyusunan RPS sebagai
salah satu agenda prioritas program studi. Selain itu, mahasiswa baru akan
mendapatkan sosialisasi dan pengenalan program studi pada awal perkuliahan
untuk memahami proses serta ketentuan pembelajaran di MPSI. Langkah tersebut
diharapkan dapat memberikan fondasi yang jelas bagi mahasiswa dalam menjalani
proses akademik sejak awal masa studi. Penguatan pembelajaran turut diarahkan
pada pengembangan kapasitas riset mahasiswa. Setiap dosen juga diharapkan
memiliki bidang atau topik minat riset yang dapat menjadi rujukan mahasiswa
dalam menentukan topik penelitian sesuai dengan minat dan ketersediaan
pembimbing.
Melalui rapat persiapan ini, Program Studi Magister Perpustakaan dan
Sains Informasi terus mematangkan penyelenggaraan perkuliahan semester gasal
2026/2027 dengan menekankan kesiapan pembelajaran, penguatan sumber daya
akademik, serta keterhubungan antara proses perkuliahan dan pengembangan riset
mahasiswa.