MENGKAJI SEJARAH AKSARA JAWA, FADIB HADIRKAN ALUMNI PEGIAT KOMUNITAS AKSARA JAWA

Jumat, 25 November 2022. Fakultas Adab dan Ilmu Budaya mengundang Drs. Ahmad Fikri, insiator Komunitas Kampung Aksara Pacibata dan alumni Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, sebagai pembicara pada diskusi rutin Bi-Weekly Forum ke-36. Tema diskusi pada kesempatan ini yaitu tentang Sejarah Aksara Jawa dan dimoderatori oleh Andriyana Fatmawati, M.Pd., salah satu dosen pada Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga.
Drs. Akhmad Fikri menceritakan tentang pentingnya memperkenalkan aksara Jawa kepada generasi muda agar mereka tidak kehilangan jati dirinya. Melalui Komunitas Kampung Aksara Pacibata dia memperkenalkan metode baru dalam membaca aksara Jawa yang mudah untuk diikuti oleh generasi muda. Pacibata sendiri merupakan kepanjangan dari Payak Cilik Bintaran Witan, gabungan dari dua nama padukuhan yang terdapat di Srimulyo Bantul.
Pada kesempatan ini, Akhmad Fikri menyatakan bahwa Aksara Jawa atau dikenal dengan Hanacarakan atau Carakan merupakan salah satu aksara tradisional dari ratusan aksara di dunia yang berkembang di Pulau Jawa. Fikri berspekulasi bahwa aksara Jawa memiliki peran penting dalam proses Islamisasi di Jawa. Sebab, dengan mengadopsi aksara Jawa sebagai medium komunikasi memungkinkan masyarakat akan lebih mudah di dalam memahami Islam. Namun demikian, lanjutnya, dibutuhkan penelitian mendalam atas pendapat ini karena hal ini menjadi salah satu titik tolak yang penting dalam sejarah Islam khususnya di Jawa.
Acara Bi-Weekly ini diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh para akademisi baik dari lingkungan UIN Sunan Kalijaga maupun dari institusi lain. Acara berlangsung dari pukul 13.30 sampai dengan 15.30 WIB.