Profil

Sejarah Singkat

Fakultas Adab dan Ilmu Budaya merupakan salah satu dari lima fakultas yang sudah ada sejak Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga masih bernama IAIN Sunan Kalijaga. Pada awal berdirinya Fakultas Adab adalah Jurusan Sastra Arab, yang dibuka pertama kali berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Bimas Islam Nomor: Kep/D.IV/218/61 pada tanggal 12 Oktober 1961. Sejak tahun 1970, dengan keluarnya Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1970, dengan menambah satu jurusan lagi yaitu Sejarah dan Kebudayaan Islam, Jurusan Sastra Arab ditingkatkan statusnya menjadi Fakultas Adab. Setelah enam tahun perubahan IAIN menjadi UIN, pada tahun 2010 Fakultas Adab berubah nama menjadi Fakultas Adab dan Ilmu Budaya yang ditetapkan berdasarkan SK Rektor UIN Sunan Kalijaga Nomor 36 Tahun 2010 tertanggal 18 Februari 2010.

Pada tahun 1997, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya membuka program studi baru yaitu Program Diploma (D3) Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: E/369/1997. Seiring dengan meningkatnya animo masyarakat terhadap jurusan ini, pada tahun 2002 dibuka Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam jenjang Strata Satu (S1) berdasarkan SK Rektor Nomor 65 tahun 2002, yang dikukuhkan dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 05/MPN/HK/2004. Dalam rangka memenuhi tuntutan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat, pada tahun 2010 Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga. membuka Jurusan Sastra Inggris jenjang Strata Satu (S1) yang ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional tahun 2010.  

Guna memenuhi tuntutan perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan yang terus berubah sekaligus kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga juga terus melakukan pengembangan, baik aspek  kelembagaan maupun keilmuan. Hal ini dilakukan dengan membuka Program Studi Magister (S2) Bahasa dan Sastra Arab dan Program Studi Magister (S2) Sejarah dan Kebudayaan Islam. Ijin penyelenggaraan kedua program studi tersebut didasarkan pada SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementeraian Agama RI Nomor 3543 Tahun 2016 tertanggal 22 Juni 2016, dan diperkuat dengan SK Rektor Nomor 145.3 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Program Studi pada Program Magister Fakultas Adab dan Ilmu Budaya tertanggal 29 Juli 2016.

Selama lebih dari lima puluh tahun berkiprah di dunia pendidikan, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya sudah sangat banyak menghasilkan alumni yang berperan di masyarakat, baik sebagai pendidik, birokrat, pemimpin lembaga pendidikan, politisi, wiraswasta dan berbagai profesi lainnya. Dari sisi mahasiswa, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya juga mengalami perkembangan yang cukup pesat. Jumlah mahasiswa Fakultas Adab dan Ilmu Budaya yang aktif sebanyak 2.137 orang (tahun 2017). Sedangkan jumlah lulusan hingga tahun 2017 sebanyak 6.355 orang yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia bahkan Asia Tenggara (Malaysia dan Thailand). Jumlah dosen tetap sebanyak 75 orang, sedangkan dosen tidak tetap (dosen luar biasa) sebanyak 8 orang. Untuk mendukung kegiatan pembelajaran, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya memiliki tenaga kependidikan sebanyak 20 orang yang terdiri dari pustakawan, laboran dan tenaga administrasi, serta 6 tenaga kontrak.

Secara kelembagaan,Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga telah membangun landasan yang cukup mapan. Pada tahun 2018 ini dari 7 (tujuh) jurusan/prodi yang ada  Fakultas Adab dan Ilmu Budaya di Fakultas Adab dan Ilmu Budaya, telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Ketujuh jurusan/prodi tersebut adalah:

  • Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) terakreditas A;
  • Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) terakreditasi A;
  • Prodi Ilmu Perpustakaan (IP) terakreditasi A;  
  • Prodi Sastra Inggris (SI) terakreditasi B;
  • Prodi Magister Bahasa dan Sastra Arab terakreditasi B;
  • Prodi Magister Sejarah Peradaban Islam terakreditasi B.

 

Visi

“Unggul dan terkemuka dalam pemaduan dan pengembangan studi keadaban dan keislaman.”

Misi

  1. Mengembangkan pendidikan dan pengajaran dalam bidang keadaban dan keislaman.
  2. Meningkatkan Penelitian dalam bidang keadaban dan keislaman bagi kepentingan akademik dan masyarakat.
  3. Meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang keadaban dan keislaman.
  4. Mengembangkan kerjasama fakultas dengan berbagai pihak terutama bidang keadaban dan keislaman.

Tujuan

  1. Menghasilkan lulusan yang beriman, berakhlak mulia, memilikinkecakapan social dan manajerial, dan berjiwa kewirausahaan (entrenpreunership), serta rasa tanggung jawab sosial kemasyarakatan.
  2. Menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan akademik dan professional yang integrative-interkonektif dlam bidang keadaban dan keislaman.
  3. Menghasilkan lulusan yang menghargai dan menjiwai nilai-nilai keilmuan dalam bidang keadaban dan kemanusiaan.
  4. Menjadikan Fakulas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan kalijaga sebagai pusat studi yang unggul dalam kajian dan Penelitian ilmu keadaban yang integrative interkonektif dengan keislaman.
  5. Terbangunnya jaringan yang kokoh dan fungsional dengan pihak lain.