Kamis, 04 Maret 2010
Fakultas Adab dan Budaya Kerjasama dengan INA Frontier dan Iranian Corner akan menyelenggarakan pameran foto karya fotografer Iran. Acara ini akan berlangsung pada tanggal 17 sd 19 Maret 2010 di UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Pada kesempatan itu akan disampaikan juga kuliah umum tentang Arsitektur Islam di Persia

Selasa, 09 Februari 2010
fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga bekerja sama dengan HANIFIDA akan menyelenggarakan pelatihan hafalan al-Quran super cepat pada tanggal 3 - 4 April 2010, pk. 08.00 - 16.00. di ruang 105 fakultas Adab dan Ilmu Budaya.Klik http://www.hanifida-adabuinjogja.blogspot.com/

ARSIP AGENDA


 


Jumat, 19 Maret 2010
PAMERAN FOTO IRAN


Tepat Rabu, 17 Maret 2010 yang lalu Photo Exhibition, Fotografer Iran- Reza Mohammadi (56), “Mengenal dan Memahami Iran melalui Fotografi” telah dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Adab, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (SUKA), Prof. Dr. H. Syihabuddin Qalyubi Mc. MA. Selaku penanggung jawab resmi panitia pameran yang diselenggarakan atas jalinan kerjasama dari INA Frontier, Fakultas Adab dan Budaya UIN SUKA dan Iranian Corner UPT Perpustakaan UIN SUKA Yogyakarta ini, Prof. Dr. Syihabuddin menyampaikan sambutannya yang menyatakan bahwa Fakultas Adab dan Budaya UIN SUKA senantiasa siap menjalin kerjasama untuk pengadaan event-event sosial-budaya yang sangat bernilai positif dengan pihak kedutaan Iran. Indonesia dan Iran memilki kemiripan dalam social budaya sehingga merupakan modal strategis untuk kerjsama bidang lainnya yang saling menguntungkan. Di masa yang akan datang Syihabuddin berharap ada pertukaran dosen dan mahasiswa diantara kedua Negara, sehingga bisa saling mengenal budayanya

Pembukaan pameran foto ini dihadiri oleh Atase Kebudayaan Kedutaan Iran, Mr. Mohammad Ali Robbani yang memberikan kata sambutan yang menyuarakan peningkatan solidaritas sesama muslim melalui pendekatan kebudayaan yang cenderung lebih mudah diserap oleh orang lain. “Tuhan Maha Pencipta kita, sesungguhnya juga merupakan fotografer yang secara sempurna memotret dan merekam setiap perjalanan hidup manusia, dan potensi itu pun terserap oleh kita makhluknya”, ujar Reza Muhammadi, fotografer yang pernah mendapat penghargaan dari pemerintah Republik Islam Iran.. Selain dihadiri oleh para mahasiswa dan dosen UIN SUKA , sejumlah komunitas fotografi dan seniman dari berbagai Universitas di Yogyakarta pun turut hadir pada acara pembukaan yang dimeriahkan oleh group nasyid mahasiswa Iran, “Tavashih Salam” dan group musikalisasi puisi “As-Sarkem” ini.

Pameran foto, Reza Mohammadi ini menampilkan 122 karya foto yang bertemakan arsitektur Islam, kehidupan perkampungan, perempuan dan anak-anak, keindahan alam Iran serta sejumlah foto-foto perayaan asyura di Propinsi Bengkulu, Indonesia yang merupakan salah satu potret serapan budaya Iran di Indonesia.

Kamis, 18 Maret 2010, kegiatan photo exhibition ini juga dilengkapi dengan acara pemutaran film documenter tentang Iran dan workshop fotografi gratis yang diinstrukturi langsung oleh fotografer Iran peraih penghargaan dari Kementrian Budaya dan Promosi Islam Iran ini. Workshop ini dihadiri oleh lebih kurang 70-an peserta baik dari kalangan mahasiswa maupun umum.

Poin penting yang disampaikan oleh Reza Mohammadi dalam workshop ini adalah bahwa potensi menjadi fotografer pada dasarnya dimiliki oleh setiap insan dimana akal, hati dan mata adalah poin terpenting yang diasahnya. “Seorang fotografer yang baik dan handal ialah fotografer yang tetap menjunjung tinggi akhlak dan etika”, jawab Reza dengan tegas ketika menjawab salah satu pertanyaan peserta.


sumber: SQ (Fakultas Adab)